Tag

, ,

Tak terasa bulan Agustus hampir menjelang. Bulan Berkunjung Jember-pun sudah ada di depan mata. Untuk mengawali BBJ tahun ini, kota Jember kembali mengadakan Jember Fashion Carnaval yang ke-10. Dengan mengambil tema Eyes on Triumph, JFC X ini menampilkan 10 defile yang merupakan defile-defile terbaik tahun sebelumnya.

Setiap defile mengusung tema masing-masing, mulai dari Royal Kingdom  Athena, India sampai Borneo tersaji lengkap. Melewati catwalk sepanjang 3,6 kilometer, para talent mempersembahkan tampilan busana yang apik, menarik dan unik. Fashion show dimulai dari panggung di alun-alun kota Jember sampai GOR Kaliwates. Dengan melibatkan sekitar 600 talent dari dalam dan luar kota, JFC kali ini digelar dengan meriah dan menarik.

Puluhan ribu penonton yang menyaksikan pertunjukan ini memadati area sepanjang catwalk. Banyak wisatawan dalam dan luar negeri juga turut ambil bagian dalam event ini karena memang event ini merupakan salah satu event yang sudah tercatat tingkat internasional, bukan hanya dalam skala nasional.

Sayangnya, untuk suatu event tingkat dunia, masih ada beberapa kekurangan yang terasa cukup mengganggu. Salah satunya adalah pengamanan dan pengawalan panitiaa atau bodyguard terhadap talent yang sedang berjalan di catwalk. Awalnya, fashion show berjalan lancar. Semua defile bisa berjalan dengan lancar dan indah. Terutama bagi defile yang mendapat urutan berjalan di depan karena memang ada pengawalan dari bodyguard dan pagar besi untuk membatasi ruang gerak penonton.

Tetapi memasuki daerah Jompo, para talent dan defile yang mendapat urutan di tengah dan belakang mulai kesulitan mencari jalan karena tidak ada pengawalan dan penjagaan dari panitia penyelenggara. Banyak penonton yang berebut untuk mendapatkan foto para talent. Karena tidak adanya penjagaan, penonton dengan bebas masuk sampai di tengah jalan dan menghambat pertunjukan para talent yang sedang berjalan.

Suasana pertunjukan menjadi tidak terkendali. Fashion show yang dijadwalkan berakhir pkl. 17.00 WIB pun sepertinya tidak tercapai. Karena sampai waktu berakhir peserta yang benar-benar sampai finish GOR Kaliwates hanya 3 atau 4 defile saja. Penonton yang tidak sabar-pun memilih untuk meninggalkan tempat karena hari sudah mulai petang dan mereka juga sudah bosan dan capek menunggu. Sayang sekali, mengingat bahwa event ini bukanlah hanya sekedar event biasa.

Walau demikian, JFC X ini sudah memberikan hiburan yang sangat menarik bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. Semoga JFC selanjutnya bisa lebih baik dari sekarang dan memberikan pertunjukan yang lebih menarik lagi…

Bagi yang tidak bisa menonton langsung, ada beberapa foto yang bisa diliat untuk sekedar menghilangkan rasa penasaran anda…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Bra