Tag

, , , , , , , ,

Pernahkan di bumi tidak ada tumbuhan? Menurut teori ilmiah, jawabannya adalah YA. Lalu, ratusan juta tahun yang lalu, protoplasma yang sangat kecil muncul di bumi. Protoplasma adalah nama materi hidup pada tumbuhan dan binatang. Titik protoplasma pertama ini, menurut para ilmuwan, merupakan awal tumbuhan dan binatang.

Titik protoplasma itu yang menjadi tumbuhan mengembangkan dinding yang tebal dan tinggal di satu tempat. Mereka juga mengembangkan zat hijau yang disebut klorofil, yang memungkinkan mereka membuat makanan dari zat-zat di udara, air dan tanah.

Tumbuhan hijau awal ini hanya mempunyai satu sel, tetapi belakangan mereka membentuk sekelompok sel. Karena mereka tidak terlindung dari kekeringan, mereka harus tinggal di air. Sekarang, beberapa keturunan tumbuhan ini masih ada, walaupun tentu saja sudah sedikit berubah. Kita menyebutnya alga. Ganggang laut adalah contoh tumbuhan ini.

Satu kelompok tumbuhan berkembang dan mendapatkan makanannya tanpa bantuan klorofil. Tumbuhan yang tidak hijau disebut fungi, dan ini termasuk bakteri, ragi, cendawan dan jamur.

Kebanyakan tumbuhan sekarang berevolusi dari alga. Sebagian keluar dari laut dan mengembangkan akar yang dapat menembus tanah. Mereka juga mengembangkan daun kecil di kulit luar yang menjadi pelindung dari kekeringan. Tumbuhan ini menjadi lumit dan tanaman paku.

Semua tumbuhan awal ini berkembang biak, baik dengan pembelahan sel yang sederhana (seperti bakteri dan ragi) atau dengan pembelahan. Spora adalah sel mirip debu yang berbentuk seperti biji, tetapi spora tidak mengandung makanan di dalamnya seperti biji. Dalam perkembangannya, beberapa tumbuhan ini mengembangkan bunga yang memproduksi biji sungguhan.

Sekarang kita sudah sangat maju dalam perkembangan tumbuhan. Dua jenis tumbuhan berbiji muncul; tumbuhan yang berbiji terbuka dan berbiji tertutup. Masing-masing dari kedua jenis ini belakangan berkembang menjadi banyak jenis. Dengan cara itu, kita dapat menelusuri tumbuhan di bumi sekarang kembali ke jaman bintik awal protoplasma yang muncul jaman dahulu. Setidaknya, begitulah teori dari ilmu botani modern.