Tag

, , , , , , , , ,

Barusan saya membaca sebuah artikel tentang kebijakan perbankan di Indonesia. Ada nasabah yang mengeluhkan beberapa kebijakan tersebut. Mungkin bukan suatu kebijakan yang besar atau cukup berpengaruh pada negara atau ruang lingkup yang besar. Tetapi cukup berpengaruh terhadap kepentingan nasabah yang menabung di bank tersebut.

Kebijakan tersebut adalah tentang menyetor uang tunai atau menabung. Di artikel yang saya baca, di bank BC* untuk menabung diwajibkan membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5.000. Sedangkan di bank lain, kebetulan saya menggunakan rekening bank BN*, kalau untuk menabung tidak dipungut biaya administrasi.

Saya belum tau kebijakan untuk pengambilan uang secara tunai, karena jujur saja saya tidak pernah mengambil uang secara tunai, melainkan selalu menggunakan ATM.

Nah, yang membingungkan saya, apakah memang tidak ada kebijakan yang sama di setiap bank? Mungkin kalau untuk biaya administrasi bulanan memang berbeda untuk setiap bank, tapi kalau untuk masalah menabung saja, masak sih juga berbeda. Apalagi setiap bulan kita juga membayar biaya administrasi. Apa perlu membayar lagi setiap kali kita menabung? Wah, bisa tekor donk. Padahal tabungan kita juga belum tentu banyak. Sudah dipotong  biaya administrasi, masih dipotong biaya menabung lagi. Nanti yang ada malah jadi males nabung donk.