Apakah aku berarti bagimu?

Setiap saat, setiap waktu, walau tidak selalu kau dengar, sering kukatakan “bunda sayang ayah”

Apakah juga tidak berarti apa2 bagimu?

Mencoba untuk melakukan yang terbaik untuk membuktikan aku menyayangimu, membutuhkanmu ada, mencintaimu dengan segenap hatiku dan memperbaiki semua kesalahanku. Tapi semua serasa sia2, selalu dan selalu kembali kesana.

Apakah aku memang tidak bisa menjadi seorang yang cukup baik untukmu?

Kesedihan ini terasa begitu menyayat saat kubaca semua yang kau tulis. Kalau kau merasa begitu, berarti semua yang telah kulakukan selama ini tidak berarti apa2 buatmu.

Apakah karena kau masih mengharapkan simpati darinya? Seseorang yang masih menunggumu dan pasti akan selalu ada saat kau butuh dia. Dengan membaca semua yang kau tulis, dia bisa menilai bahwa aku tak pernah bisa membahagiakanmu. Dan aku tau, dia pasti akan bersenang hati apabila kau pergi dariku dan kembali kepadanya.

Apakah itu yang kau mau?

Haruskah aku merelakanmu kembali kepadanya? Kepada orang yang teramat sangat kubenci. Orang yang dengan seenaknya berkata “dulu kamu bukan siapa2, tidak ada ikatan antara kalian, jadi aku dan dia bebas mau melakukan apapun”.

Apakah kau begitu tak peduli dengan apa yang kurasa?